Pantangan Makanan Stroke Ringan

Pantangan Makanan Stroke Ringan .- Penting untuk setiap penderita stroke ringan memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, jangan sampai makanan seharusnya dihindari justru dikonsumsi. Berikut adalah beberapa pantangan makanan yang wajib dihindari !

Pantangan Makanan Stroke Ringan

Stroke ringan adalah serangan gejala stroke yang terjadi dalam waktu singkat dan dapat menghilang dalam beberapa menit atau kurang dari 24 jam.

Kondisi tersebut menjadi peringan keras untuk orang yang mengalaminya untuk lebih menjaga kesehatannya sehingga dikemudian hari tidak mengalami stroke yang sesungguhanya yang mana jauh lebih berbahaya dan mematikan.

Stroke ringan dapat menyebabkan kelemahan otot pada bagian wajah, lengan dan kaki sehingga wajah orang yang terserang stroke ringan akan tampak turun ke salah satu sisi (wajah terlihat tidak simetris), tidak bisa senyum, tidak dapat mengerutkan dahi, dan mata atau mulut turun ke bawah.

Penderita juga akan mengalami kesulitan mengangkat kedua lengan dan tungkai hingga mengalami mati rasa pada salah satu bagian sisi tubuhnya.

Orang yang terserang stroke ringan juga akan mengalami gangguan keseimbangan dan gangguan sistem koordinasi tubuh sehingga sulit berjalan, sulit berbicara, pandangan terganggu hingga mengalami sakit kepala atau pusing.

Sekitar 4 dari 1o orang yang terkena penyakit stroke ringan mengalami strike sesungguhnya dimana serangan stroke terjdi dalam kurun waktu 48 jam setelah stroke ringan.

Untuk itu segera lakukan tindakan medis secepat mungkin jika beberapa gejala stroke ringan mulai anda temukan pada orang sekitar anda.

Pantangan Makanan Stroke Ringan

Ketika penderita stroke ringan sudah masuk pada masa pemulihan dan penyembuhan maka hal mesti diperhatikan adalah asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, guna mencegah penyakit stroke ringan kambuh lagi.

Pantangan makanan stroke ringan pada setiap penderita bisa berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing penderita.

Namun sebaiknya penderita stroke ringan membatasi dan menghindari beberapa jenis makanan, sebagai berikut :

Makanan Yang Mengandung Lemak Jenuh Dan Lemak Trans

Penderita stroke ringan sebaiknya menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Keduanya termasuk kedalam lemak jahat yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh sebagai pemicu menumpuknya lemak di arteri atau pembuluh darah.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung lemak jenus dan lemak trans, yakni :

Lemak Jenuh :

  • Daging merah
  • Kulit ayam
  • Produk susu

Lemak Trans :

  • Biskuit
  • Makanan beku olahan
  • Makanan ringan (seperti keripik kentang, keripik singkong kemasan, dan camilan sejenis)
  • Gorengan
  • Makanan siap saji (ayam goreng, kentang goreng, atau burger)
  • Margarin
  • Donut

Makanan Mengandung Garam Tinggi

Orang yang terindikasi terkena penyakit stroke ringan dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi karena garam terbukti mengandung natrium.

Natrium dalam tubuh dapat memicu lonjakan tekanan darah. Jika tekanan darah tak terkendali maka bisa memincu terjadinya serangan stroke akibat pembuluh darah pecah.

Bagi setiap penderita stroke usahakan tidak mengkonsumsi natrium lebih dari 1.500 miligram setiap harinya yang setara dengan satu sendok teh garam.

Makanan Mengandung Gula Tinggi

Mengkonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan obesitas dimana kedua hal tersebut dapat meningkatkan resiko terkena penyakit stroke.

Untuk itu, sebaiknya penderita penyakit stroke menghindari beberapa makanan yang tinggi akan kadar gula.

Makanan Cepat Saji Dan Dalam Kemasan

Makanan cepat saji ( instan ) sangat tidak dianjurkan untuk penderita stroke, hal tersebut karena sebagian besar makanan instan dalam kemasan mengandung natrium nitrat dan nitrit.

Kandungan tersebut umumnya terdapat pada zat pewarna dan pengawet makanan cepat saji dan kemasan.

Natrium nitrat dan nitrit dapat merusak pembuluh darah karena bisa membuat arteri mengeras dan menyempit yang mengakibatkan penyakit jantung dan meningkatkan risiko stroke kambuh.

Contoh makanan : sosis, daging kemasan, mi instan, kentang, dan camilan kemasan.

Itulah jenis makanan yang termasuk kedalam pantangan makanan stroke ringan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh seseorang yang pernaj terkena stroke ringan utama penderita stroke ringan yang tengah dalam masa penyembuhan dan pengobatan.

Untuk anda yang sedang dalam masa penyembuhan dianjurkan mengkonsumsi makanan dibawah ini untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, yakni :

  • Sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, bayam, dan brokoli.
  • Biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan tinggi serat seperti roti gandum, wortel, dan kacang merah.
  • Daging ikan, minimal dua kali seminggu. Asam lemak omega-3 dalam ikan terbukti mampu menurunkan risiko stroke. Contohnya tuna, teri basah, lele, dan nila.
  • Daging sapi dan unggas tanpa lemak dan kulitnya.
  • Produk susu rendah lemak seperti yogurt bebas lemak untuk membantu menurunkan tekanan darah

Tidak hanya itu, penderita juga bisa mengkonsumsi obat tradisional jika ingin sembuh dan pulih dengan cepat.

Salah satunya adalah obat tradisonal stroke Walatra Gamat Emas Kapsul yang telah terbukti mampu membantu mempercepat penyembuhan stroke dengan cepat dan aman.

Demikianlah informasi tentang pantangan makanan stroke ringan ini, semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *